Pabrik Distro di Jogja

Bahan Terbaik Pabrik Distro di Jogja

 Belakangan ini, produksi massal kaos sudah mulai tergeser dengan kehadiran distro ternama. Alasannya tentu sudah sangat jelas, kaos unlimited yang diproduksi dan dipasarkan ke masyarakat. Dengan menjaga keterbatasan jumlah yang diproduksi, sudah barang tentu penggunanya pun merasa bangga. Tak ada pengguna kaos lain yang bisa menyamakan kaos yang digunakan, apalagi dalam jumlah banyak. Ini jugalah alasan pabrik distro di Jogja cukup diminati dan diburu oleh para peminatnya.

Mengingat begitu banyaknya distro di Jogja, Anda pun perlu berhati-hati dalam memilih baju distro. Pasalnya harga kaos yang ditawarkan biasanya terbilang tidak murah untuk ukuran kantong pelajar. Oleh karena itu, Anda tentunya ingin pula mendapatkan kualitas sepadan dari harga yang ditawarkan. Agar tak merasaya menyesal saat membeli kaos distro semacam ini, ada baiknya Anda memperhatikan bahan yang digunakan, yaitu.

  • Cotton combed

Serat benang yang halus membuat pemakainya merasa nyaman. Hal ini terlihat dari hasil rajutan bahan serta penampilan kaos yang jauh lebih rata dan halus. Di pasaran, bahan cotton combed yang sering digunakan adalah 20s, 24s, 30s dan 40s. Semakin tinggi angkanya, semakin halus dan tipis pula bahan kaos yang digunakan tersebut. Biasanya angka yang dibandrol pun semakin mahal dan lebih sering digunakan pada distro adalah 24s dan 30s.

  • Teteron cotton (TC)

Berbeda dari bahan cotton pada pabrik distro di Jogja, bahan ini adalah campuran antara 35% cotton dan 65% polyester (teteron). Sayangnya bahan ini tidak begitu efektif menyerap keringat dan dirasa panas ketimbang cotton. Hanya saja kelebihan bahan ini adalah yang tidak mudah melar dan menyusut, walaupun telah dicuci dan digunakan berkali-kali. Sehingga terbilang awet untuk digunakan berkali-kali dalam setiap kesempata yang Anda inginkan.

  • Cotton carded

Sama halnya dengan cotton combed, cotton carded memiliki jenis yang berbeda-beda. Mulai dari cotton carded dengan ukuran 20s, 24s dan lain sebagainya. Hanya saja ada yang berbeda pada hasil rajutan bahan cotton carded dari cotton combed. Bahan yang dihasilkan tidak sehalus dan serata cotton combed sendiri, hingga harga jualnya pun cukup murah. Biasanya target pasar yang diincar oleh produsen sendiri adalah kalangan menengah ke bawah.

  • Cotton viscose (CVC)

Bagi Anda yang mencari kaos tidak mudah menyusut, mungkin bahan ini bisa jadi pilihan tepat. Pasalnya daya susut atau shrinkage dari bahan CVC sendiri lebih rendah daripada cotton combed. Pabrik distro di Jogja sering memilih bahan campuran dari 55% cotton dan 45% viscose untuk pembuatan kaosnya. Meskipun begitu, bahan ini tetap mampu menyerap keringat secara baik pada penggunanya.